Teknologi Informasi berkembang dengan sangat cepat selama beberapa tahun belakangan ini. Berbagai alat, aplikasi, jaringan dan infrastuktur mengalami kemajuan. Secara kasat mata, dapat dilihat bahwa banyak alat-alat baru yang berfungsi untuk menunjang kebutuhan untuk berkomunikasi. Masyarakat mulai fasih menggunakan internet, komputer, laptop, dan sebagainya. Masyarakat juga mulai terbiasa dengan Yahoo, Google, Wikipedia, Detik.com dan berbagai situs-situs lainnya yang berguna dalam berbagai keperluan sehari-hari. Perkembangan teknologi informasi ini berfungsi mempermudah, mempercepat, atau memberikan alternatif lain bagi pilihan berkomunikasi.
Perkembangan teknologi ini tentu saja mempunyai dampak terhadap sikap orang dalam berkomunikasi. Perkembangan HP, komputer, dan laptop yang didukung juga oleh perkembangan aplikasi pendukung seperti email, situs komunitas sosial, blog dan sebagainya telah merubah cara sebagain orang berkomunikasi. Komunikasi tatap muka digantikan dengan komunikasi jarak jauh. Surat pos digantikan dengan email. Suratkabar mulai digantikan media online seperti detik.com. Prof. Alwi Dahlan menyebutkan bahwa pembaca surat kabar ternyata adalah orang-orang yang lebih dewasa, yang mempunyai kebiasaan membaca Koran sejak muda. Sedangkan anak-anak muda lebih suka mencari informasi lewat media online. Perubahan inilah yang mendorong penulis untuk melihat lebih dalam dampak-dampak dari perkembangan teknologi terhadap cara orang berkomunikasi. Semakin tingginya aksesibilitas, serta semakin murahnya harga alat-alat teknologi komunikasi mendorong orang untuk semakin menggunakan teknologi dalam proses pertukaran makna (komunikasi).
Revolusi digital adalah perubahan dari teknologi analog ke teknologi digital. Berikut ini adalah perbedaan teknologi analog dan teknologi digital :
TEKNOLOGI ANALOG
Satu format komunikasi dalam satu media
Contoh :
Pers : teknologi mesin cetak
Foto : seluloid, kamera foto
Video : kamera video
Pers : teknologi mesin cetak
Foto : seluloid, kamera foto
Video : kamera video
TEKNOLOGI DIGITAL
Satu media dapat memuat semua format komunikasi
Contoh :
Komputer bisa menampilkan foto dan sekaligus memutar musik, menonton tv, mendengar radio, dan sebagainya.
Komputer bisa menampilkan foto dan sekaligus memutar musik, menonton tv, mendengar radio, dan sebagainya.
Intinya, teknologi analog menstandarisasi semua data kedalam ukuran bit (satuan terkecil dari byte). Standarisasi data ini membuat alat komputer dapat mengolah data teks, suara, gambar, bahkan gambar bergerak. Digitalisasi juga mendorong adanya konvergensi teknologi, yaitu penyatuan media. Kita tidak perlu punya walkman, radio dan televisi, tetapi cukup komputer. Komputer dapat melakukan fungsi-fungsi walkman sebagai pemutar musik, radio sebagai penerima gelombang radio, dan televisi. Konvergensi ini kemudian mendorong terjadinya revolusi media :
Media Lama
>Sifatnya “mass media”
>Satu arah
>One to many
>Penerima pasif
>Isi permanen
>Terkendala ruang
>Terjadwal, lokal
>One to many
>Penerima pasif
>Isi permanen
>Terkendala ruang
>Terjadwal, lokal
Media Baru
>Sifatnya global dan personal
>Dua arah
>Many to many
>Interaktif
>Dinamis
>Bebas batas
>Realtime
>Dua arah
>Many to many
>Interaktif
>Dinamis
>Bebas batas
>Realtime