Fenomena Komunitas Virtual
Komunitas virtual merupakan sekelompok orang yang tergabung dalam sebuah forum atau kelompok yang saling bertemu di dunia maya untuk melakukan komunikasi virtual. komunikasi virtual adalah komunikasi (proses penyampaian dan penerimaan pesan) menggunakan cyberspace / ruang maya yang bersifat interaktif. Komunikasi virtual tidak dapat lepas dari sebuah media internet yang menggunakannya sebagai alat komunikasi. Komunikasi semacam ini membuat manusia mengalami pergeseran cara berinteraksi atau berkomunikasi dengan sesamanya. Mengapa dikatakan mengalami pergeseran? Karena saat ini manusia tidak perlu berada ditempat dan waktu yang sama untuk melakukan komunikasi. Adanya media komunikasi virtual yang menggunakan internet mampu memberikan manfaat yang berlebih bagi komunitas pemakainya, seperti berkomunikasi tanpa dibatasi ruang, waktu, jarak, dan akan lebih menghemat waktu dan biaya. Hal ini dikarenakan internet sebagai media komunikasi memiliki sifat yang tak terbatas dan sangat luas sehingga memungkinkan seseorang menyampaikan informasi kepada siapapun dan dimana pun. Dalam komunikasi virtual memungkinkan seseorang berinteraksi dengan orang lain tetapi sebenarnya ia tidak ada secara wujud di tempat tersebut. Sebagai salah satu contoh komunitas virtual yang menggunakan komunikasi virtual melalui media internet adalah komunitas pengguna Facebook.
Demam Facebook menggejala di Indonesia, sebagaimana yang dilaporkan oleh Tempo Interaktif 9 Februari 2009, dimulai pada pertengahan tahun 2008. Bahkan disebutkan juga hingga pertengahan 2007 Facebook nyaris tak dilirik pengguna Internet. Lonjakan pengguna Facebook pada pertengahan 2008 dibuktikan dengan statistik Facebook sebagai situs ranking kelima yang paling banyak diakses di Indonesia. Luar biasanya lagi, Indonesia tercatat dalam sepuluh besar negara pemakai situs yang mulai dibuka untuk umum pada 2006 ini. Melihat sepakterjang Facebook yang semakin familiar dan digandrungi oleh pengguna internet di Indonesia, membuat kita bertanya-tanya, seperti apakah bentuk, daya tarik, dan kelebihan situs jaringan sosial yang telah menjadi trandsetter dalam dunia virtual ini.
“Ditemukan pada bulan Januari 2004, Facebook adalah sebuah sarana sosial yang membantu masyarakat untuk berkomunikasi secara lebih effisien dengan teman-teman, keluarga dan teman sekerja. Perusahaan ini mengembangkan teknologi yang memudahkan dalam sharing informasi melewati social graph, digital mapping kehidupan real hubungan sosial manusia. Siapun boleh mendaftar di Facebook dan berinteraksi dengan orang-orang yang mereka kenal dalam lingkungan saling percaya.” (Facebook.com; 2009)
Penemu situs pertemanan ini adalah Mark Zuckerberg seorang mahasiswa “droup out” Universitas Harvard Amerika Serikat. Dia dilahirkan pada 14 Mei 1984. Kejeniusan dan kreativitas lewat Facebook membuat anak muda ini menempatkan dirinya sebagai jajarang 400 orang terkaya di Amerika Serikat versi Majalah Forbes edisi September 2008, tepatnya peringkat 321 dengan total kekayaan 1,5 Miliyar Dollar US. (Forbes.com; September 2008)
Sebenarnya Zuckerberg adalah mahasiswa jurusan Psikologi Harvard. Mengutak-atik dan menciptakan program komputer hanyalah kegiatan untuk bersenang-senang. Mungkin latar belakang keilmuan psikologi itulah ia tertarik untuk membuat situs-situs sosial. Sebelum menciptakan facebook ia telah merilis Coursematch yang memudahkan para mahasiswa melihat mata kuliah yang diambil, Facemash yang memungkinkan para pengguna mengukur daya tarik orang lain.
Pada usia 20 tahun, Zuckerberg meluncurkan “The Facebook”. Awalnya diperuntukkan khusus bagi mahasiswa Universitas Harvard. Hanya dalam 24 jam setelah diluncurkan, 1.200 mahasiswa Harvard sudah menjadi anggota. Dalam sebulan, separuh warga Harvard menjadi anggota. Keberhasilan ini membuat Zuckerberg membuka keanggotaan “The Facebook” untuk seluruh mahasiswa di Boston. Belakangan dibuka bagi mahasiswa Ivy League (kelompok delapan kampus paling top Amerika Serikat), dan kemudian seluruh mahasiswa di Amerika Serikat (Wiguna, 2009).
Tepat awal februari yang lalu Facebook merayakan ulang tahunnya yang ke 5. Sejauh ini tercatat lebih dari 175 juta pengguna Facebook tersebar di seluruh dunia yaitu pengguna yang telah aktif dalam 30 hari terakhir (Facebook.com; 2009). 24 juta foto diunggah setiap hari, dan rata-rata jumlah teman per-anggota 120 orang (Nurhoiri, 2009).
Di Indonesia sendiri Facebook telah mulai merajalela sejak akhir tahun 2007. Tapi umumnya pengguna Facebook sebagian besar adalah kaum menengah ketas yang mampu mengakses internet dan para pelajar, mulai dari SLTP, SLTA, dan anak kuliahan.
Facebook sendiri bagi mereka adalah tempat untuk saling berkomunikasi atau sharing dan untuk bertemu teman lama tanpa harus bertatap muka secara langsung. Melalui Facebook inilah mereka dapat berkomunikasi dengan sahabat semasa SMA, SMP, bahkan teman semasa SD. Tidak hanya itu, Facebook juga dapat menjadi tempat bertemunya dosen dengan mahasiswanya ataupun guru dengan muridnya sehingga mereka dapat berkonsultasi tanpa dibatasi ruang dan waktu. Hal ini dinilai sangat efektif mengingat saat manusia atau individu sudah sangat susah untuk ditemui secara langsung karena kesibukan masing-masing. Tetapi dengan adanya komunitas sosial di dunia virtual ini, maka hal tersebut bukanlah suatu hambatan lagi.
Selain Facebook, komunitas virtual lainnya yang juga perlu diperhatikan adalah komunitas blog atau yang biasa disebut dengan blogger bagi para penggunanya. Blog merupakan singkatan dari "web log" adalah bentuk aplikasi web yang menyerupai tulisan-tulisan (yang dimuat sebagai posting) pada sebuah halaman web umum. Tulisan-tulisan ini seringkali dimuat dalam urut terbalik (isi terbaru dahulu baru kemudian diikuti isi yang lebih lama), meskipun tidak selamanya demikian. Situs web seperti ini biasanya dapat diakses oleh semua pengguna internet sesuai dengan topik dan tujuan dari si pengguna blog tersebut. Semakin banyaknya pengguna blog saat ini, mereka pun sekarang tergabung dalam sebuah komunitas. Komunitas blogger adalah sebuah ikatan yang terbentuk dari para blogger berdasarkan kesamaan-kesamaan tertentu, seperti kesamaan asal daerah, kesamaan kampus, kesamaan hobi, dan sebagainya. Para blogger yang tergabung dalam komunitas-komunitas blogger tersebut biasanya sering mengadakan kegiatan-kegiatan bersama-sama seperti kopi darat. Untuk bisa bergabung di komunitas blogger, biasanya ada semacam syarat atau aturan yang harus dipenuhi untuk bisa masuk di komunitas tersebut, misalkan berasal dari daerah tertentu.
Beberapa jenis komunitas blogger adalah Komunitas Blogger Daerah, yaitu Komunitas Blogger berdasarkan kedaerahan atau wilayah tertentu, Komunitas Blogger Non-Daerah, yang biasanya terbentuk karena kesamaan hobi atau yang lainnya, dan Komunitas Blogger Kampus.
• Jenis-jenis blog pun dapat bermacam-macam, seperti Blog politik: Tentang berita, politik, aktivis, dan semua persoalan berbasis blog (Seperti kampanye).
• Blog pribadi: Disebut juga buku harian online yang berisikan tentang pengalaman keseharian seseorang, keluhan, puisi atau syair, gagasan jahat, dan perbincangan teman.
• Blog bertopik: Blog yang membahas tentang sesuatu, dan fokus pada bahasan tertentu
• Blog kesehatan: Lebih spesifik tentang kesehatan. Blog kesehatan kebanyakan berisi tentang keluhan pasien, berita kesehatan terbaru, keterangan-ketarangan tentang kesehatan, dll.
• Blog sastra: Lebih dikenal sebagai litblog (Literary blog).
• Blog perjalanan: Fokus pada bahasan cerita perjalanan yang menceritakan keterangan-keterangan tentang perjalanan/traveling.
• Blog riset: Persoalan tentang akademis seperti berita riset terbaru.
• Blog hukum: Persoalan tentang hukum atau urusan hukum; disebut juga dengan blawgs (Blog Laws).
• Blog media: Berfokus pada bahasan kebohongan atau ketidakkonsistensi media massa; biasanya hanya untuk koran atau jaringan televisi
• Blog agama: Membahas tentang agama
• Blog pendidikan: Biasanya ditulis oleh pelajar atau guru.
• Blog kebersamaan: Topik lebih spesifik ditulis oleh kelompok tertentu.
• Blog petunjuk (directory): Berisi ratusan link halaman website.
• Blog bisnis: Digunakan oleh pegawai atau wirausahawan untuk kegiatan promosi bisnis mereka
• Blog pengejawantahan: Fokus tentang objek diluar manusia; seperti anjing
• Blog pengganggu (spam): Digunakan untuk promosi bisnis affiliate; juga dikenal sebagai splogs (Spam Blog)
Oleh karena itu, jika ada yang mengatakan blog adalah buku harian pribadi virtual, itu salah. Karena tidak semua blog berisi tentang kehidupan pribadi si pemiliknya. Jika kita ingin mencari informasi tentang politik, kesehatan, hokum atau yang lainnya kita dapat mencarinya pada blog seseorang yang memang telang mem-posting tema tersebut.
Blog ini juga merupakan salah satu media komunikasi secara virtual, karena kita hanya perlu mengandalkan internet untuk dapat menyapa atau saling bertukar informasi dengan orang lain tanpa harus bertemu secara langsung. Para blogger harus merawat dan meningkatkan eksistensi blognya seperti mengganti tempelate, menambah artikel atau mempercantik blognya atau dengan istilah lain ngeblog. Sekarang ada lebih 10 juta blog yang bisa ditemukan di Internet. Dan masih bisa berkembang lagi, karena saat ini ada banyak sekali software, tool, dan aplikasi Internet lain yang mempermudah para blogger (sebutan pemilik blog) untuk merawat blognya.selain merawat dan terus melakukan pembaharuan di blognya, para blogger yang tergolong baru pun masih sering melakukan blogwalking, yaitu aktifitas dimana para blogger meninggalkan link di blog atau situs orang lain seraya memberikan komentar. Beberapa blogger kini bahkan telah menjadikan blognya sebagai sumber pemasukan utama. Sehingga kemudian muncullah istilah profesional blogger, atau problogger, orang yang menggantungkan hidupnya hanya dari aktivitas ngeblog karena memang faktanya banyak chanel-chanel pendapatan dana baik berupa dolar maupun rupiah dari aktifitas ngeblog ini.
Referensi : Wikipedia.com
Komunitas virtual merupakan sekelompok orang yang tergabung dalam sebuah forum atau kelompok yang saling bertemu di dunia maya untuk melakukan komunikasi virtual. komunikasi virtual adalah komunikasi (proses penyampaian dan penerimaan pesan) menggunakan cyberspace / ruang maya yang bersifat interaktif. Komunikasi virtual tidak dapat lepas dari sebuah media internet yang menggunakannya sebagai alat komunikasi. Komunikasi semacam ini membuat manusia mengalami pergeseran cara berinteraksi atau berkomunikasi dengan sesamanya. Mengapa dikatakan mengalami pergeseran? Karena saat ini manusia tidak perlu berada ditempat dan waktu yang sama untuk melakukan komunikasi. Adanya media komunikasi virtual yang menggunakan internet mampu memberikan manfaat yang berlebih bagi komunitas pemakainya, seperti berkomunikasi tanpa dibatasi ruang, waktu, jarak, dan akan lebih menghemat waktu dan biaya. Hal ini dikarenakan internet sebagai media komunikasi memiliki sifat yang tak terbatas dan sangat luas sehingga memungkinkan seseorang menyampaikan informasi kepada siapapun dan dimana pun. Dalam komunikasi virtual memungkinkan seseorang berinteraksi dengan orang lain tetapi sebenarnya ia tidak ada secara wujud di tempat tersebut. Sebagai salah satu contoh komunitas virtual yang menggunakan komunikasi virtual melalui media internet adalah komunitas pengguna Facebook.
Demam Facebook menggejala di Indonesia, sebagaimana yang dilaporkan oleh Tempo Interaktif 9 Februari 2009, dimulai pada pertengahan tahun 2008. Bahkan disebutkan juga hingga pertengahan 2007 Facebook nyaris tak dilirik pengguna Internet. Lonjakan pengguna Facebook pada pertengahan 2008 dibuktikan dengan statistik Facebook sebagai situs ranking kelima yang paling banyak diakses di Indonesia. Luar biasanya lagi, Indonesia tercatat dalam sepuluh besar negara pemakai situs yang mulai dibuka untuk umum pada 2006 ini. Melihat sepakterjang Facebook yang semakin familiar dan digandrungi oleh pengguna internet di Indonesia, membuat kita bertanya-tanya, seperti apakah bentuk, daya tarik, dan kelebihan situs jaringan sosial yang telah menjadi trandsetter dalam dunia virtual ini.
“Ditemukan pada bulan Januari 2004, Facebook adalah sebuah sarana sosial yang membantu masyarakat untuk berkomunikasi secara lebih effisien dengan teman-teman, keluarga dan teman sekerja. Perusahaan ini mengembangkan teknologi yang memudahkan dalam sharing informasi melewati social graph, digital mapping kehidupan real hubungan sosial manusia. Siapun boleh mendaftar di Facebook dan berinteraksi dengan orang-orang yang mereka kenal dalam lingkungan saling percaya.” (Facebook.com; 2009)
Penemu situs pertemanan ini adalah Mark Zuckerberg seorang mahasiswa “droup out” Universitas Harvard Amerika Serikat. Dia dilahirkan pada 14 Mei 1984. Kejeniusan dan kreativitas lewat Facebook membuat anak muda ini menempatkan dirinya sebagai jajarang 400 orang terkaya di Amerika Serikat versi Majalah Forbes edisi September 2008, tepatnya peringkat 321 dengan total kekayaan 1,5 Miliyar Dollar US. (Forbes.com; September 2008)
Sebenarnya Zuckerberg adalah mahasiswa jurusan Psikologi Harvard. Mengutak-atik dan menciptakan program komputer hanyalah kegiatan untuk bersenang-senang. Mungkin latar belakang keilmuan psikologi itulah ia tertarik untuk membuat situs-situs sosial. Sebelum menciptakan facebook ia telah merilis Coursematch yang memudahkan para mahasiswa melihat mata kuliah yang diambil, Facemash yang memungkinkan para pengguna mengukur daya tarik orang lain.
Pada usia 20 tahun, Zuckerberg meluncurkan “The Facebook”. Awalnya diperuntukkan khusus bagi mahasiswa Universitas Harvard. Hanya dalam 24 jam setelah diluncurkan, 1.200 mahasiswa Harvard sudah menjadi anggota. Dalam sebulan, separuh warga Harvard menjadi anggota. Keberhasilan ini membuat Zuckerberg membuka keanggotaan “The Facebook” untuk seluruh mahasiswa di Boston. Belakangan dibuka bagi mahasiswa Ivy League (kelompok delapan kampus paling top Amerika Serikat), dan kemudian seluruh mahasiswa di Amerika Serikat (Wiguna, 2009).
Tepat awal februari yang lalu Facebook merayakan ulang tahunnya yang ke 5. Sejauh ini tercatat lebih dari 175 juta pengguna Facebook tersebar di seluruh dunia yaitu pengguna yang telah aktif dalam 30 hari terakhir (Facebook.com; 2009). 24 juta foto diunggah setiap hari, dan rata-rata jumlah teman per-anggota 120 orang (Nurhoiri, 2009).
Di Indonesia sendiri Facebook telah mulai merajalela sejak akhir tahun 2007. Tapi umumnya pengguna Facebook sebagian besar adalah kaum menengah ketas yang mampu mengakses internet dan para pelajar, mulai dari SLTP, SLTA, dan anak kuliahan.
Facebook sendiri bagi mereka adalah tempat untuk saling berkomunikasi atau sharing dan untuk bertemu teman lama tanpa harus bertatap muka secara langsung. Melalui Facebook inilah mereka dapat berkomunikasi dengan sahabat semasa SMA, SMP, bahkan teman semasa SD. Tidak hanya itu, Facebook juga dapat menjadi tempat bertemunya dosen dengan mahasiswanya ataupun guru dengan muridnya sehingga mereka dapat berkonsultasi tanpa dibatasi ruang dan waktu. Hal ini dinilai sangat efektif mengingat saat manusia atau individu sudah sangat susah untuk ditemui secara langsung karena kesibukan masing-masing. Tetapi dengan adanya komunitas sosial di dunia virtual ini, maka hal tersebut bukanlah suatu hambatan lagi.
Selain Facebook, komunitas virtual lainnya yang juga perlu diperhatikan adalah komunitas blog atau yang biasa disebut dengan blogger bagi para penggunanya. Blog merupakan singkatan dari "web log" adalah bentuk aplikasi web yang menyerupai tulisan-tulisan (yang dimuat sebagai posting) pada sebuah halaman web umum. Tulisan-tulisan ini seringkali dimuat dalam urut terbalik (isi terbaru dahulu baru kemudian diikuti isi yang lebih lama), meskipun tidak selamanya demikian. Situs web seperti ini biasanya dapat diakses oleh semua pengguna internet sesuai dengan topik dan tujuan dari si pengguna blog tersebut. Semakin banyaknya pengguna blog saat ini, mereka pun sekarang tergabung dalam sebuah komunitas. Komunitas blogger adalah sebuah ikatan yang terbentuk dari para blogger berdasarkan kesamaan-kesamaan tertentu, seperti kesamaan asal daerah, kesamaan kampus, kesamaan hobi, dan sebagainya. Para blogger yang tergabung dalam komunitas-komunitas blogger tersebut biasanya sering mengadakan kegiatan-kegiatan bersama-sama seperti kopi darat. Untuk bisa bergabung di komunitas blogger, biasanya ada semacam syarat atau aturan yang harus dipenuhi untuk bisa masuk di komunitas tersebut, misalkan berasal dari daerah tertentu.
Beberapa jenis komunitas blogger adalah Komunitas Blogger Daerah, yaitu Komunitas Blogger berdasarkan kedaerahan atau wilayah tertentu, Komunitas Blogger Non-Daerah, yang biasanya terbentuk karena kesamaan hobi atau yang lainnya, dan Komunitas Blogger Kampus.
• Jenis-jenis blog pun dapat bermacam-macam, seperti Blog politik: Tentang berita, politik, aktivis, dan semua persoalan berbasis blog (Seperti kampanye).
• Blog pribadi: Disebut juga buku harian online yang berisikan tentang pengalaman keseharian seseorang, keluhan, puisi atau syair, gagasan jahat, dan perbincangan teman.
• Blog bertopik: Blog yang membahas tentang sesuatu, dan fokus pada bahasan tertentu
• Blog kesehatan: Lebih spesifik tentang kesehatan. Blog kesehatan kebanyakan berisi tentang keluhan pasien, berita kesehatan terbaru, keterangan-ketarangan tentang kesehatan, dll.
• Blog sastra: Lebih dikenal sebagai litblog (Literary blog).
• Blog perjalanan: Fokus pada bahasan cerita perjalanan yang menceritakan keterangan-keterangan tentang perjalanan/traveling.
• Blog riset: Persoalan tentang akademis seperti berita riset terbaru.
• Blog hukum: Persoalan tentang hukum atau urusan hukum; disebut juga dengan blawgs (Blog Laws).
• Blog media: Berfokus pada bahasan kebohongan atau ketidakkonsistensi media massa; biasanya hanya untuk koran atau jaringan televisi
• Blog agama: Membahas tentang agama
• Blog pendidikan: Biasanya ditulis oleh pelajar atau guru.
• Blog kebersamaan: Topik lebih spesifik ditulis oleh kelompok tertentu.
• Blog petunjuk (directory): Berisi ratusan link halaman website.
• Blog bisnis: Digunakan oleh pegawai atau wirausahawan untuk kegiatan promosi bisnis mereka
• Blog pengejawantahan: Fokus tentang objek diluar manusia; seperti anjing
• Blog pengganggu (spam): Digunakan untuk promosi bisnis affiliate; juga dikenal sebagai splogs (Spam Blog)
Oleh karena itu, jika ada yang mengatakan blog adalah buku harian pribadi virtual, itu salah. Karena tidak semua blog berisi tentang kehidupan pribadi si pemiliknya. Jika kita ingin mencari informasi tentang politik, kesehatan, hokum atau yang lainnya kita dapat mencarinya pada blog seseorang yang memang telang mem-posting tema tersebut.
Blog ini juga merupakan salah satu media komunikasi secara virtual, karena kita hanya perlu mengandalkan internet untuk dapat menyapa atau saling bertukar informasi dengan orang lain tanpa harus bertemu secara langsung. Para blogger harus merawat dan meningkatkan eksistensi blognya seperti mengganti tempelate, menambah artikel atau mempercantik blognya atau dengan istilah lain ngeblog. Sekarang ada lebih 10 juta blog yang bisa ditemukan di Internet. Dan masih bisa berkembang lagi, karena saat ini ada banyak sekali software, tool, dan aplikasi Internet lain yang mempermudah para blogger (sebutan pemilik blog) untuk merawat blognya.selain merawat dan terus melakukan pembaharuan di blognya, para blogger yang tergolong baru pun masih sering melakukan blogwalking, yaitu aktifitas dimana para blogger meninggalkan link di blog atau situs orang lain seraya memberikan komentar. Beberapa blogger kini bahkan telah menjadikan blognya sebagai sumber pemasukan utama. Sehingga kemudian muncullah istilah profesional blogger, atau problogger, orang yang menggantungkan hidupnya hanya dari aktivitas ngeblog karena memang faktanya banyak chanel-chanel pendapatan dana baik berupa dolar maupun rupiah dari aktifitas ngeblog ini.
Referensi : Wikipedia.com